Cara Swasunting Artikel Ilmiah Bahasa Inggris Sebelum Submit ke Jurnal
Global English - Swasunting, atau
self-editing, adalah proses meninjau ulang naskah sendiri secara sistematis
sebelum dikirim ke jurnal atau ke proofreader profesional.
Bagi penulis yang menggunakan bahasa Inggris
sebagai bahasa kedua, tahap ini sering menjadi pembeda antara naskah yang
terlihat rapi dan naskah yang terkesan tergesa-gesa meski secara substansi
sama-sama kuat.
Mengapa Swasunting Berbeda dari Sekadar
Mengecek Typo
Swasunting bukan
hanya mencari salah ketik atau kesalahan tanda baca. Prosesnya mencakup
peninjauan pada tiga lapisan sekaligus: kejelasan kalimat, konsistensi istilah,
dan kekuatan alur argumentasi antarparagraf.
Penulis yang hanya
fokus pada tata bahasa sering kali melewatkan masalah yang lebih mendasar,
seperti paragraf yang tidak memiliki gagasan utama yang jelas atau transisi
antarbagian yang terasa terputus.
Bagaimana Memulai Proses Swasunting
yang Efektif
Langkah pertama
yang disarankan adalah memberi jeda waktu antara selesai menulis dan mulai
menyunting, idealnya beberapa hari, agar penulis dapat membaca naskahnya dengan
perspektif yang lebih objektif.
Setelah itu,
penyuntingan sebaiknya dilakukan bertahap: pertama meninjau struktur dan alur
argumentasi secara keseluruhan, baru kemudian masuk ke level kalimat dan tata
bahasa.
Membaca naskah
dengan suara keras juga menjadi teknik yang banyak direkomendasikan penulis
akademik berpengalaman, karena kalimat yang janggal secara tata bahasa biasanya
terasa "aneh" ketika diucapkan, meski tampak baik-baik saja saat
hanya dibaca dalam hati.
Baca Juga: Bahasa Inggris untuk Importir, Panduan Anti Gagal
Area yang Paling Sering Perlu
Diperbaiki
Beberapa masalah
yang paling umum ditemukan pada naskah penulis non-native speaker antara lain
kalimat yang terlalu panjang akibat menggabungkan beberapa gagasan sekaligus.
Penggunaan kata
sambung yang tidak tepat sehingga hubungan sebab-akibat menjadi kabur, serta
inkonsistensi istilah teknis, misalnya menyebut satu konsep dengan dua istilah
berbeda di bagian yang berlainan tanpa penjelasan.
Penggunaan tenses
juga kerap menjadi sumber kebingungan. Sebagai panduan umum, bagian metode
biasanya ditulis dalam past tense karena menjelaskan apa yang telah dilakukan,
sedangkan pernyataan fakta umum atau kesimpulan yang berlaku secara luas
ditulis dalam present tense.
Alat Bantu Swasunting yang Umum
Digunakan
Banyak penulis
akademik memanfaatkan alat pengecekan tata bahasa berbasis perangkat lunak
sebagai lapisan pertama pemeriksaan, sebelum meninjau naskah secara manual.
Namun, alat semacam
ini tidak dapat sepenuhnya menggantikan penilaian manusia, terutama untuk
hal-hal yang berkaitan dengan gaya akademik, nuansa makna, dan kesesuaian
dengan gaya selingkung jurnal tujuan.
Sejumlah panduan
penulisan akademik menyebutkan bahwa kombinasi antara alat bantu otomatis dan
tinjauan manual oleh rekan sejawat cenderung menghasilkan naskah dengan
kualitas bahasa yang lebih baik dibandingkan hanya mengandalkan satu metode
saja.
![]() |
| Remaja Indonesia bersantai sejenak menutup laptop di kafe |
Kapan Perlu Melibatkan Proofreader
Profesional
Swasunting yang benar
mempermudah kerja proofreader profesional, bukan malah menggantikannya.
Jika naskah akan
dikirim ke jurnal dengan reputasi tinggi, atau jika penulis merasa kurang
percaya diri dengan kualitas bahasa Inggrisnya, melibatkan proofreader atau
penerjemah akademik profesional tetap disarankan.
Proofreader
biasanya lebih fokus pada kehalusan bahasa dan gaya, sementara substansi
argumentasi tetap menjadi tanggung jawab penulis.
Checklist Ringkas Sebelum Naskah
Dikirim
Sebelum mengirim
naskah, penulis sebaiknya memastikan setiap paragraf memiliki satu gagasan
utama yang jelas, transisi antarparagraf terasa logis, istilah teknis digunakan
secara konsisten dari awal hingga akhir, serta tidak ada kalimat yang perlu
dibaca dua kali untuk dipahami maknanya.
Baca Juga: Prompt AI Bahasa Inggris, Rahasia Hasil Presisi
Kesimpulan
Swasunting adalah
keterampilan yang dapat dilatih secara bertahap dan berperan besar dalam
meningkatkan kualitas naskah ilmiah berbahasa Inggris.
Proses ini mencakup
peninjauan struktur, konsistensi istilah, dan kejelasan kalimat, bukan sekadar
pengecekan ejaan. Menggabungkan swasunting yang cermat dengan bantuan
proofreader profesional memberikan hasil naskah yang lebih siap menghadapi
proses review jurnal.
Penulis & Publikasi: Sholikhatun Nikmah (snn)


