5 Gesture Tangan Kasar Luar Negeri yang Sering Dianggap Wajar

Gestur tangan terbuka saat presentasi bahasa Inggris

Gesture tangan kasar luar negeri seperti tanda V terbalik, simbol OK, dan tepuk tangan lambat sering dianggap wajar di Indonesia, padahal bisa dibaca sebagai penghinaan serius di Inggris dan Amerika.

Saya pernah dengar cerita anak magang yang panik gara-gara foto liburannya di Inggris jadi bahan omongan warganet lokal. Bukan karena fotonya jelek, tapi karena pose tangannya ternyata artinya kasar banget di sana.

Ini bukan kejadian langka. Banyak gestur yang kita anggap lucu untuk foto atau isyarat santai ternyata membawa makna yang jauh berbeda begitu melintasi batas negara. Berikut lima yang paling sering jadi jebakan.

 

Kenapa Simbol OK Bisa Berbahaya di Amerika?

Karena sejak pertengahan 2010-an, gestur OK di AS mulai dikaitkan dengan simbol supremasi kulit putih, sehingga bisa memicu reaksi yang jauh dari sekadar "oke, baik-baik saja".

Selain di Amerika, makna gestur ini juga berbeda-beda di tempat lain:

  • Di Prancis dan Belgia, artinya "nol" atau tidak berharga.
  • Di Amerika Latin dan sekitar Mediterania, gestur ini dianggap sangat vulgar dan sering dipakai sebagai ejekan homofobik.
  • Di Jepang, justru sering diartikan sebagai simbol uang.

Ambiguitas semacam ini yang membuat pakar bahasa tubuh internasional, Roger E. Axtell, menegaskan dalam bukunya bahwa gestur yang dianggap positif di satu negara bisa berarti sangat kasar atau tidak berharga di negara lain.

 

1. Tanda V Terbalik, Pose Foto yang Bisa Jadi Hinaan

Tanda V dengan jari telunjuk dan tengah tegak biasa dipakai untuk pose foto imut atau simbol damai di Indonesia. Masalahnya muncul kalau telapak tangan menghadap ke dalam, ke arah diri sendiri.

Di Inggris dan negara-negara Persemakmuran, gestur ini setara dengan memberikan jari tengah. Penyanyi Inggris Robbie Williams bahkan pernah jadi sorotan media karena kedapatan pakai gestur ini sebagai ejekan ke publik.

Jadi kalau mau pose V untuk foto di luar negeri, pastikan telapak tangan menghadap keluar, bukan ke arah wajahmu sendiri.

 

2. Tepuk Tangan Lambat, Sarkasme Level Dewa

Di Indonesia, tepuk tangan pelan kadang dilakukan spontan saat menyimak obrolan santai, tanpa maksud apa-apa. Beda cerita di Inggris.

Tepuk tangan dengan tempo sangat lambat di sana adalah bentuk sarkasme ekstrem. Artinya audiens sama sekali tidak terkesan, bahkan sedang mencemooh sesuatu yang dianggap buruk atau bodoh.

Jadi kalau kamu lagi nonton presentasi atau pertunjukan di Inggris, hindari tepuk tangan pelan-pelan kecuali memang berniat menyindir.

 

3. Mengangkat Bahu, Dikira Cuek Padahal Cuma Bingung

Mengangkat bahu di Indonesia biasa dipakai untuk bilang "saya tidak tahu" secara polos dan santai. Tapi di Inggris, gestur ini sering ditangkap sebagai sikap buruk.

Alih-alih dibaca sebagai ketidaktahuan, orang Inggris cenderung menafsirkannya sebagai "saya tidak peduli" atau sikap acuh yang dianggap tidak sopan dan kurang dewasa dalam interaksi sosial.

 Baca Juga: Aturan Kontak Mata Bule Saat Negosiasi Bisnis Internasional

4. Gestur Memanggil dengan Jari Melengkung ke Atas

Di Amerika dan Inggris, memanggil seseorang dengan telapak tangan menghadap ke atas dan jari melengkung adalah cara yang standar dan sopan.

Justru di Indonesia gestur ini dianggap kasar karena biasa dipakai untuk memanggil hewan. Kita lebih terbiasa melambaikan tangan ke bawah untuk memanggil orang dengan sopan.

Kontras ini penting kamu tahu. Kalau ada native speaker memanggilmu dengan cara itu, jangan langsung tersinggung, karena bagi mereka itu wajar saja.

 

5. Bonus: Jempol yang Ternyata Bukan Selalu Aman

Di Jawa, menunjuk arah dengan jempol kanan dianggap sopan karena menunjuk pakai telunjuk terlalu agresif. Tapi berhati-hatilah kalau bepergian ke Rusia, Amerika Latin, Yunani, Iran, atau Afghanistan.

Di wilayah-wilayah itu, mengacungkan jempol setara dengan mengacungkan jari tengah. Etolog Desmond Morris dalam bukunya menjelaskan bahwa gestur fisik adalah bahasa visual yang terikat erat dengan sejarah dan budaya lokal, sehingga satu gerakan tangan yang sama bisa berbalik makna seratus delapan puluh derajat begitu melintasi batas geografis.

 

Tepuk tangan lambat sebagai sarkasme di Inggris
Tepuk tangan lambat sebagai sarkasme di Inggris

Apa yang Harus Dilakukan Kalau Sudah Terlanjur Salah Gestur?

Minta maaf secara singkat dan jelaskan bahwa gestur itu tidak dimaksudkan sebagai penghinaan, karena kesalahpahaman budaya semacam ini biasanya bisa dimaklumi kalau responmu cepat dan jujur.

Jangan panik berlebihan atau malah menghindar. Orang asing yang terbiasa berinteraksi lintas budaya biasanya cukup pengertian, asal kamu menunjukkan itikad baik untuk belajar dan tidak mengulanginya.

Soal ini sebenarnya cuma satu bagian kecil dari topik yang lebih luas soal bahasa tubuh komunikasi Inggris, yang juga mencakup kontak mata, postur, sampai jarak bicara yang sama pentingnya untuk dipahami.

Kalau kamu ingin benar-benar terbiasa dengan kebiasaan non-verbal semacam ini sebelum berangkat ke luar negeri, ikut program intensif di Kampung Inggris Pare bisa membantu melatih kepekaan itu lewat simulasi langsung, dan kamu bisa cek dulu paket yang tersedia sesuai kebutuhanmu.

Gesture tangan kasar luar negeri sering lahir dari kebiasaan yang sebetulnya wajar di Indonesia. Lima gestur di atas, dari tanda V terbalik sampai jempol, menunjukkan bahwa niat baik saja tidak cukup kalau tidak dibarengi pemahaman konteks budaya tempat kamu berada.

 

DAFTAR SUMBER

  1. Axtell, Roger E. (1997). Gestures: The Do's and Taboos of Body Language Around the World. John Wiley & Sons.
  2. Morris, Desmond. (1994). Bodytalk: A World Guide to Gestures. Jonathan Cape.
  3. Wikipedia Contributors. (2026). "Obscene Gesture" & "V Sign as an Insult". Wikipedia, The Free Encyclopedia.

Penulis: Rachel Wijayani (cel)

Postingan Terkait

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *