Komunikasi Perawat Pasien Inggris, Protokol SBAR dan SPIKES
Komunikasi perawat pasien inggris yang baik dibangun dari protokol yang jelas, bukan sekadar kosakata lancar, dan dua protokol paling dipakai di dunia adalah SBAR dan SPIKES.
Saya
perhatikan banyak nakes yang sudah oke secara grammar, tapi masih bingung kapan
harus diam, kapan harus menjelaskan detail medis ke pasien.
Apa Itu Komunikasi
Terapeutik dalam Keperawatan?
Komunikasi
terapeutik adalah interaksi profesional yang bertujuan mendukung kesejahteraan
fisik, mental, dan emosional pasien, bukan sekadar menyampaikan instruksi
medis.
Prinsip
utamanya bukan soal seberapa banyak Anda bicara, tapi seberapa besar
kepercayaan yang berhasil dibangun. Pasien yang percaya pada perawatnya akan
lebih terbuka mengungkapkan kekhawatiran, dan itu langsung berdampak pada
kualitas perawatan.
Teknik Apa Saja yang Wajib
Dikuasai Perawat?
Ada empat
teknik dasar yang wajib dikuasai, yaitu active listening, broad openings,
penggunaan silence, dan accepting tanpa berlebihan.
Rinciannya
seperti ini:
- Active Listening: Menggunakan isyarat verbal dan
non-verbal, seperti mengangguk atau mengatakan "I see", untuk
menunjukkan ketertarikan.
- Broad Openings: Memberi ruang pasien memimpin
percakapan, contohnya bertanya "What's on your mind today?"
- Using Silence: Memberi waktu pasien memproses
informasi sebelum bicara lebih jauh.
- Accepting & Recognizing: Memberi pengakuan tanpa harus
setuju atau memuji berlebihan, misalnya "I noticed you took all your
medications".
Kalau salah
satu teknik ini hilang, komunikasi bisa terasa kaku meski secara bahasa sudah
benar.
Bagaimana Protokol SBAR
Bekerja Antar Tenaga Medis?
Protokol
SBAR dipakai untuk menyampaikan informasi kritis antar tenaga medis secara
efektif lewat empat tahap runtut.
Tahapannya:
- Situation: Pernyataan singkat mengenai
masalah yang sedang dihadapi.
- Background: Informasi relevan terkait
latar belakang pasien.
- Assessment: Analisis tentang apa yang
ditemukan atau dipikirkan perawat.
- Recommendation: Tindakan yang diminta atau
direkomendasikan.
Dr. Michael
Leonard, pemimpin medis untuk Patient Safety yang mengembangkan SBAR bersama
rekan-rekannya di Kaiser Permanente, menekankan bahwa protokol ini penting
untuk membangun budaya keselamatan pasien lewat komunikasi yang terfokus.
Bagaimana Cara
Menyampaikan Berita Buruk ke Pasien atau Keluarga?
Cara
menyampaikan berita buruk yang benar mengikuti protokol SPIKES, enam tahap yang
dirancang khusus untuk percakapan medis yang sulit secara emosional.
Tahapan
SPIKES:
- Setting: Memastikan privasi pasien
sebelum memulai pembicaraan.
- Perception: Menanyakan apa yang pasien
pahami tentang kondisinya.
- Invitation: Meminta izin untuk
menyampaikan detail medis lebih lanjut.
- Knowledge: Memberi informasi secara
perlahan tanpa jargon medis.
- Empathy: Menanggapi emosi pasien dengan
empati, bukan basa-basi kosong.
- Strategy/Summary: Merencanakan langkah
selanjutnya bersama pasien atau keluarga.
Walter F.
Baile, penulis utama protokol SPIKES yang dipublikasikan pertama kali tahun
2000, merancang protokol ini khusus untuk memberi struktur pada percakapan
medis yang kompleks.
Frasa Bahasa Inggris Apa
yang Sering Dipakai di Rawat Inap?
Ada
beberapa frasa standar yang sering muncul mulai dari penerimaan pasien sampai
proses kepulangan.
Beberapa
contohnya:
- Penerimaan pasien: "Please
make yourself comfortable."
- Instruksi medis: "Please
press this button if you need help."
- Persiapan operasi: "Please
don't eat or drink after midnight."
- Kepulangan: "The doctor
has approved your discharge."
Frasa-frasa
ini terlihat sederhana, tapi kalau diucapkan dengan intonasi yang tepat, bisa
membuat pasien merasa jauh lebih tenang.
Baca Juga: Syarat Bahasa Perawat Luar Negeri, Australia vs Jerman vs UK
Bagaimana Cara
Berkomunikasi dengan Pasien Anak?
Cara
berkomunikasi dengan pasien anak adalah menggunakan bahasa yang tidak
menakutkan, bukan istilah medis teknis yang justru bikin mereka panik.
Beberapa
contoh penyesuaian bahasa:
- Blood pressure cuff dijelaskan
sebagai "tight hug" atau pelukan kencang.
- IV catheter disebut sebagai
"small straw" atau sedotan kecil.
- Suara MRI scan dijelaskan
seperti berada di "construction site" atau tempat proyek
bangunan.
Trik kecil
ini sering diremehkan, padahal efeknya besar buat menenangkan anak yang sedang
cemas di ruang rawat.
Apa Kesalahan Umum yang
Harus Dihindari Perawat?
Kesalahan
umum yang harus dihindari adalah non-therapeutic communication, seperti memberi
harapan palsu atau nasihat pribadi yang tidak diminta.
Contoh
kalimat yang sebaiknya dihindari:
- "You'll be fine,"
padahal kondisi pasien belum tentu membaik.
- "You should do this,"
yang terkesan menggurui tanpa dasar klinis jelas.
Kalimat
semacam ini kelihatan menenangkan, tapi justru bisa merusak kepercayaan pasien
kalau kenyataannya berbeda dari yang dijanjikan.
![]() |
| Teknik komunikasi perawat pasien inggris untuk anak |
Kenapa Latihan Bahasa Saja
Tidak Cukup untuk Menguasai Ini?
Karena
protokol komunikasi terapeutik butuh latihan konteks nyata, bukan sekadar
hafalan grammar atau kosakata umum.
Kalau Anda
sedang menyiapkan diri untuk kerja di rumah sakit internasional atau ujian
bahasa Inggris medis, penguasaan kosakata medis inggris yang presisi
jadi bekal wajib sebelum masuk ke latihan roleplay SBAR maupun SPIKES.
Kampung
Inggris Pare menyediakan program yang menggabungkan latihan komunikasi
terapeutik dengan simulasi nyata ala rumah sakit, dan Anda bisa cek paket
belajarnya sesuai kebutuhan jenjang karier Anda.
Komunikasi
perawat pasien inggris yang efektif dibangun dari kombinasi teknik dasar
seperti active listening dengan protokol terstruktur seperti SBAR dan SPIKES.
Semuanya butuh latihan konteks nyata, bukan cuma hafalan kosakata, kalau
targetnya benar-benar dipakai di lapangan.
DAFTAR
SUMBER
- Institute for Healthcare
Improvement (IHI), SBAR Tool — ihi.org
- Rivier University Academics, 17
Therapeutic Communication Techniques — rivier.edu
- The Royal Children's Hospital
Melbourne, Communicating procedures to children — rch.org.au
Penulis: Rachel Wijayani (cel)


