Kosakata Navigasi Maritim Standar IMO, Ini Aturannya
Kosakata navigasi maritim bukan bahasa Inggris bebas, tapi mengikuti sistem baku SMCP dari IMO dengan delapan penanda pesan dan larangan sinonim, untuk mencegah kesalahpahaman fatal di laut.
Saya sempat
kaget waktu pertama kali tahu bahwa di dunia pelayaran, ngomong bahasa Inggris
nggak bisa sembarangan. Ada aturan mainnya sendiri, dan itu bukan aturan
main-main.
Namanya
Standard Marine Communication Phrases, disingkat SMCP. Dikembangkan oleh
International Maritime Organization alias IMO buat menstandardisasi bahasa yang
dipakai di navigasi laut, pelabuhan, dan jalur pelayaran. Tujuannya jelas,
menghindari kesalahpahaman antar awak kapal multibahasa yang bisa berujung
kecelakaan.
Apa Itu SMCP dan Kenapa
Wajib Dipakai di Kapal?
SMCP adalah
kumpulan frasa komunikasi baku yang dibuat IMO agar awak kapal dari berbagai
negara bisa saling paham tanpa risiko salah tafsir saat bertugas.
IMO secara
resmi menyatakan bahwa kemampuan memahami dan menggunakan SMCP adalah syarat
wajib untuk sertifikasi perwira jaga pada kapal berbobot 500 GT atau lebih. Ini
bukan sekadar anjuran, tapi standar sertifikasi yang mengikat.
SMCP
sendiri terbagi ke dalam dua kelompok besar:
- Frasa Komunikasi Eksternal - dari kapal ke pantai, kapal
ke kapal, dan sebaliknya
- Frasa Komunikasi di Atas Kapal - komunikasi internal antar
awak, terutama saat ada pilot di anjungan
Kenapa Kosakata Navigasi
Maritim Melarang Sinonim?
Kosakata
navigasi maritim melarang sinonim karena satu peristiwa harus punya satu frasa
tetap, supaya tidak ada keraguan makna saat situasi darurat terjadi.
Ini yang
disebut prinsip block language. Aturannya ketat banget:
- Satu frasa tetap dipakai untuk
satu peristiwa, tidak boleh diganti-ganti sinonim
- Hindari bentuk singkatan,
misalnya wajib pakai "do not" daripada "don't"
- Ikuti prinsip identical
invariable plus variable, menggabungkan bagian frasa tetap dengan variabel
yang menyesuaikan situasi
Kedengarannya
kaku, tapi justru itu intinya. Di tengah laut yang bising dan penuh gangguan
sinyal radio, kejelasan pesan jauh lebih penting daripada variasi bahasa yang
indah.
Apa Saja Delapan Penanda
Pesan dalam Komunikasi Maritim?
Delapan
penanda pesan dalam SMCP wajib diucapkan sebelum inti pesan disampaikan, supaya
penerima langsung tahu maksud dan urgensi pesan tersebut.
Berikut
daftar lengkapnya beserta contoh singkat:
- Instruction - pesan mengikat secara hukum,
contoh: "Instruction. Do not cross the fairway."
- Advice - rekomendasi yang harus
dipertimbangkan matang-matang
- Warning - informasi mengenai bahaya
langsung
- Information - penyampaian fakta atau
situasi yang teramati
- Question - menandakan karakter
interogatif
- Answer - balasan dari pertanyaan
sebelumnya
- Request - meminta tindakan atau
penyediaan sesuatu, misalnya kapal tunda
- Intention - memberi tahu tindakan
navigasi yang akan segera diambil
Delapan
penanda ini yang bikin komunikasi radio di laut terdengar formal dan berulang.
Tapi justru pola berulang itulah yang bikin pesan gampang dikenali, bahkan di
kondisi sinyal buruk sekalipun.
Baca Juga: Interview Kapal Pesiar Inggris, Ini Struktur Penilaiannya
Apa Saja Istilah dan Ejaan
Wajib yang Sering Dipakai?
Istilah
wajib dalam komunikasi maritim mencakup prowords, alfabet fonetik, pelafalan
angka khusus, dan istilah teknis navigasi sehari-hari.
Beberapa
yang paling sering muncul:
- Prowords: Over (akhir transmisi, butuh
balasan), Out (akhir transmisi, tidak butuh balasan), Roger (pesan
diterima baik), Say again (mohon ulangi)
- Ejaan huruf dan angka: alfabet fonetik seperti Alfa,
Bravo, Charlie, serta pelafalan angka khusus seperti Tree untuk 3, Fower
untuk 4, dan Niner untuk 9
- Istilah teknis: Fairway (jalur pelayaran),
Draft (kedalaman kapal di bawah air), Underway (kapal sedang bergerak),
ETA (Estimated Time of Arrival)
Muhammad
Julian Delon dari Politeknik Pelayaran Sumatera Barat, dalam analisisnya
terhadap komunikasi di KMP Portlink III, mencatat bahwa penggunaan SMCP di
kapal seringkali belum optimal.
Masih
banyak awak kapal yang pakai bahasa Inggris umum ketimbang frasa standar, dan
ini berpotensi menimbulkan miskomunikasi di area lalu lintas padat.
Kenapa Kosakata Navigasi
Ini Penting Dikuasai Sebelum Ujian Kerja?
Kosakata
navigasi maritim jadi salah satu materi yang diuji dalam seleksi bahasa Inggris
kru kapal, sehingga penguasaannya berpengaruh langsung pada kelulusan tes
kerja.
Bukan cuma
perwira navigasi yang butuh ini. Vocabulary section di tes seleksi kerja kapal
pun sering menyelipkan istilah-istilah semacam ini, terutama untuk posisi deck
dan engine.
Kalau Anda
sedang mempersiapkan diri lulus tes bahasa Inggris maritim secara menyeluruh,
materi soal dan strategi belajarnya sudah pernah saya bahas lengkap lewat
panduan kursus marlins test yang mencakup struktur soal, passing grade,
sampai cara menghindari jebakan joki.
![]() |
| Praktik membaca chart pakai istilah kosakata navigasi maritim |
Bagaimana Cara Efektif
Belajar Kosakata Navigasi Maritim?
Cara paling
efektif belajar kosakata navigasi maritim adalah lewat latihan mendengar
(listening) berulang dengan berbagai aksen, dikombinasikan dengan simulasi
dialog radio nyata.
Beberapa
langkah praktis yang bisa dicoba:
- Dengarkan rekaman komunikasi
radio kapal asli untuk membiasakan telinga
- Hafalkan prowords dan alfabet
fonetik sampai reflek, bukan sekadar hafalan teks
- Latihan roleplay dialog antara
kapal dan pantai memakai delapan penanda pesan
Metode ini
jauh lebih efektif dibanding cuma menghafal daftar kata dari buku, karena
konteks penggunaannya ikut terekam di memori.
Kosakata
navigasi maritim bukan sekadar kumpulan istilah teknis, tapi sistem komunikasi
baku yang dirancang IMO demi keselamatan di laut. Menguasai SMCP, delapan
penanda pesan, dan istilah wajib bukan cuma soal lulus ujian, tapi soal
keselamatan nyawa saat bertugas di kapal.
DAFTAR
SUMBER
- International Maritime
Organization (IMO). Standard Marine Communication Phrases (SMCP),
Resolution A.918(22).
- Rijeka College of Maritime
Studies. IMO Standard Marine Communication Phrases Handbook.
- Delon, M. J., et al. (2026).
Analisis Penggunaan SMCP dalam Menunjang Komunikasi Antar Kapal dan
Operator VTS di KMP Portlink III. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP
Subang.


