Spot Kuliner Malam dan Jajanan Favorit di Kampung Inggris Pare

Spot Kuliner Malam dan Jajanan Favorit di Kampung Inggris Pare

Global English - Kuliner malam Pare Kediri yang paling dicari peserta kursus adalah tansu ketan susu, nasi goreng arang Kanjeng, serta sate ayam dan bakso Pak Min dengan harga mulai Rp5.000 hingga Rp25.000.

Tansu di Jalan Anyelir adalah jajanan malam paling ikonik dengan harga mulai Rp5.000. Nasi Goreng Arang Kanjeng di Jalan Dahlia dimasak dengan anglo arang tradisional.

Sate Ayam dan Bakso Pak Min menjadi tempat berkumpul favorit dekat basecamp. Seluruh warung malam ini buka setelah jam belajar sore hingga malam hari usai.

Budget makan malam di Pare berkisar Rp5.000 sampai Rp25.000 per porsi. Setelah seharian mengikuti kelas bahasa Inggris yang padat, banyak peserta kursus di Kampung Inggris Pare memilih menghabiskan waktu malam dengan berburu kuliner malam sebagai pelepas penat sekaligus ajang berkumpul bersama teman camp.

Suasana malam di Pare memang terasa berbeda, dengan deretan warung kaki lima dan gerobak jajanan yang mulai ramai begitu matahari terbenam.

Berikut adalah tiga spot kuliner malam yang paling legendaris dan wajib dicoba selama tinggal di Kampung Inggris Pare.

Tansu (Ketan Susu) Asli Pare (Jalan Anyelir)

Tidak lengkap rasanya membahas kuliner malam Pare tanpa menyebut tansu, singkatan dari ketan susu, yang telah menjadi menu legendaris turun-temurun di kawasan ini.

Tansu berupa ketan pulen hangat yang disajikan dengan taburan kental manis dan bubuk kedelai gurih di atasnya, menciptakan perpaduan rasa manis dan gurih yang sulit ditolak, terutama saat udara malam Pare mulai terasa dingin.

Lokasi tansu legendaris ini berada di Jalan Anyelir, dan harganya sangat ramah pelajar, berkisar antara Rp5.000 hingga Rp10.000 per porsi saja. Dengan harga semurah itu, tansu menjadi camilan malam favorit yang hampir selalu dicari peserta kursus setelah pulang dari kelas malam atau sekadar ingin menikmati jajanan hangat sebelum tidur.

Cita rasa khas tansu yang autentik membuat banyak alumni Kampung Inggris Pare tetap merindukan menu ini meskipun sudah lama meninggalkan kawasan tersebut, menjadikannya salah satu ikon kuliner yang paling melekat dalam ingatan setiap orang yang pernah belajar di Pare.

 

Baca Juga: Wajib Icip Sebelum Lulus! Deretan Kuliner Legendaris Pare yang Bakal Bikin Kangen

 

Nasi Goreng Arang "Kanjeng" (Jalan Dahlia)

Bagi yang mencari menu makan malam lebih mengenyangkan, Nasi Goreng Arang Kanjeng di Jalan Dahlia menjadi pilihan yang patut dicoba. Warung ini memiliki keunikan tersendiri karena proses memasaknya masih menggunakan anglo arang tradisional, bukan kompor gas seperti kebanyakan warung nasi goreng modern.

Proses memasak dengan arang ini menghasilkan aroma smokey yang harum dan khas, memberikan cita rasa berbeda yang sulit ditiru oleh metode memasak lain.

Kisaran budget untuk menikmati nasi goreng arang di warung ini berada pada rentang Rp12.000 hingga Rp18.000 per porsi, tergantung pilihan topping tambahan seperti telur atau ayam suwir.

Harga tersebut tergolong wajar mengingat proses memasak yang lebih memakan waktu dan tenaga dibandingkan nasi goreng biasa, namun tetap berada dalam jangkauan kantong pelajar.

Antrean yang cukup panjang pada jam-jam ramai menjadi bukti nyata betapa populernya warung ini di kalangan peserta kursus maupun warga lokal, sehingga disarankan untuk datang sedikit lebih awal agar tidak menunggu terlalu lama.

Spot Kuliner Malam dan Jajanan Favorit di Kampung Inggris Pare
Proses memasak nasi goreng menggunakan anglo arang

Sate Ayam & Bakso Pak Min (Dekat Basecamp Friendly)

Pilihan ketiga adalah Sate Ayam dan Bakso Pak Min yang berlokasi dekat kawasan basecamp friendly, salah satu area camp yang cukup ramai dihuni peserta kursus dari berbagai daerah.

Warung ini menawarkan dua pilihan menu sekaligus, yaitu sate ayam dengan bumbu kacang kental serta bakso berkuah hangat yang cocok dinikmati saat udara malam mulai terasa dingin.

Menu berkuah hangat ini menjadikan warung Pak Min sebagai tempat berkumpul favorit anak-anak perantau selepas magrib, baik sekadar untuk mengobrol santai maupun melepas penat setelah seharian belajar.

Budget yang perlu disiapkan berada di kisaran Rp15.000 hingga Rp25.000 per porsi, tergantung jenis menu dan porsi yang dipilih.

Suasana yang hangat dan ramai menjadikan warung ini bukan sekadar tempat makan, melainkan juga ruang sosial informal bagi peserta kursus untuk mempererat pertemanan selama tinggal di Kampung Inggris Pare.

 

Baca Juga: 30+ Kuliner Legendaris dan Tempat Makan di Kampung Inggris Pare yang Wajib Dicoba!

 

Kesimpulan

Tiga kuliner malam legendaris di atas, yaitu tansu, nasi goreng arang Kanjeng, dan sate ayam Pak Min, mewakili keragaman cita rasa yang bisa dinikmati peserta kursus setelah jam belajar usai.

Ketiganya menawarkan harga terjangkau sekaligus pengalaman kuliner malam yang autentik khas Kampung Inggris Pare, menjadikan waktu istirahat malam terasa lebih berkesan.

 

Penulis & Publikasi: Sholikhatun Nikmah (snn)

Postingan Terkait

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *