Kata Benda Emosi Spesifik: Sonder, Petrichor, Saudade
Kata benda emosi spesifik seperti sonder, petrichor, dan saudade menggambarkan perasaan rumit yang sulit diungkapkan dengan kosakata sehari-hari, dari empati mendalam sampai rindu yang pahit-manis.
Pernah
nggak, kamu merasakan sesuatu tapi bingung mau bilang apa? Ternyata bukan cuma
kamu. Ada beberapa kata yang sengaja diciptakan untuk mengisi kekosongan bahasa
itu.
Apa Itu Sonder?
Sonder
adalah kesadaran mendalam bahwa setiap orang asing yang kamu temui di jalan
sedang menjalani kehidupan yang sama rumit dan berartinya dengan kehidupanmu
sendiri.
Kata ini
bukan istilah lama dari kamus formal. John Koenig menciptakannya pada 2009
dalam proyek sastra The Dictionary of Obscure Sorrows. Ia merangkainya
dari akar kata Jerman sonder- yang berarti istimewa, dan bahasa Prancis sonder
yang berarti menyelidiki mendalam.
Secara
psikologis, momen sonder berkaitan langsung dengan theory of mind, yaitu
kemampuan kognitif menghubungkan pikiran dan perasaan orang lain dengan diri
kita. Manfaatnya nyata:
- Meningkatkan empati terhadap
orang di sekitar.
- Meredam sifat superioritas atau
narsistik.
- Memperkuat toleransi sosial
karena orang lain tidak lagi sekadar "figuran" dalam hidup kita.
Koenig
sendiri mengakui ada sisi berat dari sonder. Ia menulis bahwa kita harus
berdamai dengan kenyataan bahwa kita tidak akan pernah bisa mengenal kisah
hidup setiap orang asing, dan terpaksa membiarkan mereka hanya jadi figuran di
kedai kopi dalam cerita hidup kita sendiri.
Psikolog
organisasi Adam Grant menambahkan catatan penting soal ini. Menurutnya ada beda
antara memahami konsep sonder dengan benar-benar merasakannya setiap saat,
karena kalau dirasakan penuh setiap detik, itu justru bisa melumpuhkan mental
kita.
Apa Itu Petrichor dan
Kenapa Aromanya Bikin Nostalgia?
Petrichor
adalah aroma khas tanah basah yang muncul sesaat setelah hujan pertama
membasahi tanah kering usai kemarau panjang. Aroma ini terbukti secara
neurologis menstimulasi sistem limbik otak, pusat pengendali emosi, ketenangan,
dan memori masa lalu.
Istilah ini
diperkenalkan dua ilmuwan Australia, Isabel Joy Bear dan R. G. Thomas, dalam
jurnal Nature pada 1964. Namanya berasal dari bahasa Yunani, petra
yang berarti batu dan ichor yang berarti cairan emas para dewa.
Sains di
balik aroma ini ternyata cukup rumit:
- Geosmin, senyawa dari bakteri tanah Actinobacteria,
jadi sumber utama baunya. Hidung manusia sensitif banget, bisa
mendeteksinya pada konsentrasi 5 parts per trillion, setara setetes
geosmin dalam 200 kolam renang Olimpiade.
- Saat kemarau, tumbuhan melepas
minyak ke pori tanah untuk menghambat pertumbuhannya sendiri demi hemat
air.
- Tetesan hujan yang menghantam
tanah kering memerangkap gelembung udara mikro, lalu pecah dan melepaskan
partikel geosmin serta minyak tumbuhan ke udara.
- Sebelum hujan turun, petir
memecah oksigen di atmosfer jadi ozon, yang baunya tajam mirip klorin dan
tercium lebih dulu.
Baca Juga: Istilah Trauma Bahasa Inggris, Jangan Asal Pakai
Apa Itu Saudade dan Kenapa
Rasanya Pahit-Manis?
Saudade
adalah rasa rindu mendalam, kehilangan, dan nostalgia terhadap seseorang atau
masa lalu yang sangat dicintai, tapi kita sadar momen itu hampir mustahil
kembali. Bedanya dari rindu biasa, saudade adalah emosi campuran yang terasa
menyakitkan sekaligus manis.
Kata ini
berasal dari bahasa Portugis dan Galisia, menguat secara kolektif pada abad
ke-15 dan 16 saat era penjelajahan Portugis, ketika keluarga pelaut hanya bisa
mengenang tanpa kepastian bertemu kembali.
Data
penelitian dari psikolog Félix Neto dan Etienne Mullet cukup menarik soal ini:
- Pemicu utama saudade:
perpisahan fisik dari orang terkasih (47%), migrasi (20%), kematian orang
terdekat (14%), kenangan liburan (10%), dan kerinduan pada masa kecil
(9%).
- Frekuensi kemunculannya cukup
sering, 79% orang merasakan saudade minimal sekali seminggu, dan 36%
merasakannya 3 sampai 4 kali seminggu.
- Cara orang menghadapinya:
berpikir dan refleksi (38%), kontak sosial (22%), pasif seperti menangis
atau lihat foto lama (21%), dan menyibukkan diri lewat aktivitas (19%).
Menariknya,
meski 64% orang mengaitkan saudade dengan kesedihan, hasil pengukuran skala
PANAS justru membuktikan afek positif saat momen saudade jauh lebih dominan
dibanding afek negatifnya. Artinya, saudade lebih ke fungsi psikologis yang
memperkuat hubungan interpersonal, bukan sekadar memicu depresi.
Raja Duarte
dari Portugal pada abad ke-15 pernah mendefinisikan saudade sebagai perasaan di
mana hati terasa sesak dan gagal karena terpisah dari kehadiran orang yang
sangat dicintai.
![]() |
| Aroma petrichor, kata benda emosi spesifik saat hujan pertama turun |
Apakah Musik Indonesia
Pernah Memakai Konsep Saudade?
Pernah, dan
salah satu contohnya cukup populer. Penyanyi Kunto Aji merilis lagu berjudul
"Saudade" yang sarat makna konotatif mendalam soal cinta dan
pengorbanan.
Penelitian
semantik oleh Dina Nopita dan tim menemukan bahwa Kunto Aji memakai emosi
saudade secara puitis. Lirik seperti "dikatakan oleh angin" bermakna
tantangan hidup, sementara "berselimut doa" menggambarkan kehangatan
spiritual dan kasih sayang orang tua yang tak pudar meski terpisah jarak dan
waktu.
Kenapa Penting Belajar
Kata Benda Emosi Spesifik Kayak Gini?
Karena
kosakata yang lebih kaya bikin kamu bisa mengekspresikan perasaan yang selama
ini cuma bisa dirasakan tapi susah diucapkan. Ini juga jadi bagian dari
memperdalam kosakata psikologi Bahasa Inggris secara keseluruhan,
khususnya untuk emosi-emosi yang levelnya lebih puitis dan filosofis.
Sonder,
petrichor, dan saudade membuktikan kalau bahasa Inggris punya banyak "kata
benda emosi spesifik" yang sebenarnya bisa banget mewakili perasaan rumit
orang Indonesia sehari-hari, cuma selama ini belum ada istilahnya.
Penulis: Rachel Wijayani (cel)


