Beda Sprain, Strain, dan Fracture Biar Tidak Salah Sebut
Sprain, strain, dan fracture adalah tiga kosakata cedera fisik bahasa Inggris yang merujuk pada jaringan tubuh berbeda, mulai dari ligamen, otot, sampai tulang.
Anak muda
yang aktif olahraga futsal, basket, atau lari pasti pernah kena cedera.
Masalahnya, banyak yang asal sebut "keseleo" untuk semua jenis
cedera, padahal dalam bahasa Inggris istilahnya dibedakan berdasarkan jaringan
yang rusak.
Apa Beda Sprain, Strain,
dan Fracture?
Sprain
merujuk ke cedera ligamen, strain merujuk ke cedera otot atau tendon, sementara
fracture merujuk ke patah tulang. Ketiganya beda jaringan, beda juga
penanganannya.
Rinciannya
begini:
- Sprain (terkilir): peregangan atau
robekan ligamen, paling sering di ankle, wrist, dan knee
- Strain (salah urat): cedera otot atau
tendon akibat overuse atau gerakan mendadak, paling sering di hamstring
dan lower back
- Fracture (patah tulang): hilangnya
kontinuitas tulang, mulai dari retak tipis (stress fracture) sampai
patah total
Fracture
sendiri masih dibagi lagi jadi fraktur tertutup, di mana kulit luar tetap utuh,
dan fraktur terbuka, di mana tulang sampai menembus kulit.
Bagaimana Cara Membedakan
Gejala Sprain, Strain, dan Fracture?
Cara paling
gampang adalah lihat kemampuan menahan beban dan bentuk fisik area yang cedera.
Fracture biasanya bikin area tersebut sama sekali tidak bisa menopang beban.
|
Gejala |
Sprain |
Strain |
Fracture |
|
Jaringan |
Ligamen,
kapsul sendi |
Otot dan
tendon |
Tulang/tulang
rawan |
|
Nyeri |
Ringan
sampai berat saat digerakkan |
Tumpul,
kaku, nyeri tekan |
Sangat
tajam meski diam |
|
Tanda
fisik |
Memar dan
bengkak |
Ketegangan
otot, bengkak lokal |
Deformitas,
bengkak parah |
|
Fungsi
gerak |
Sendi
goyah, masih bisa gerak sedikit |
Otot
melemah, gerakan terbatas |
Tidak
mampu menopang beban |
Dr. Charlie
Miller, dokter spesialis kedokteran olahraga di OSF HealthCare, menyebut gejala
sprain dan fracture sering tumpang tindih karena sama-sama memicu memar,
bengkak, dan ketidakmampuan menahan beban. Makanya diagnosis awal dari tenaga
medis jadi krusial biar tidak salah penanganan.
Baca Juga: Beda Throbbing, Stabbing, dan Dull Ache, Ini Bedanya
Apa Itu Ottawa Ankle Rules
dan Kenapa Penting?
Ottawa
Ankle Rules adalah metode triase klinis untuk memeriksa cedera pergelangan kaki
akut tanpa perlu rontgen. Dokter di IGD memakai metode ini untuk mempercepat
keputusan medis.
Cara
kerjanya dengan memeriksa dua hal:
- Titik nyeri tekan spesifik di
pergelangan kaki, termasuk bagian belakang mata kaki
- Kemampuan pasien berjalan
minimal empat langkah
Kalau hasil
tesnya negatif, dokter bisa cukup yakin pasien tidak mengalami fracture tanpa
perlu rontgen, karena probabilitas patah tulangnya turun sampai di bawah 1,5
persen.
Bagaimana Cara Pertolongan
Pertama yang Benar untuk Cedera Fisik?
Metode RICE
adalah standar pertolongan pertama yang paling sering direkomendasikan untuk
cedera ringan sampai sedang. Empat komponennya harus dilakukan berurutan biar
efektif.
Rinciannya:
- Rest: istirahatkan area cedera,
hindari aktivitas berat
- Ice: kompres es dibungkus handuk
selama 15-20 menit, memicu vasokonstriksi yang mengurangi bengkak
sekaligus efek analgetik alami
- Compression: bebat dengan perban elastis
tanpa terlalu kencang
- Elevation: posisikan area cedera lebih
tinggi dari jantung
dr. Moch.
Nagieb, Sp.OT dari RS EMC mengingatkan kalau nyeri luar biasa hebat, bengkak
yang membesar cepat, atau perubahan bentuk tulang yang tidak normal harus
segera dibawa ke dokter spesialis ortopedi, bukan ditangani sendiri di rumah.
Kenapa Tidak Boleh Memijat
Area Cedera yang Baru Terjadi?
Karena
pijat pada kondisi patah tulang atau robekan ligamen parah justru berisiko
memicu trauma struktural yang lebih fatal. Diagnosis harus jelas dulu sebelum
ada tindakan manipulasi fisik.
Kalau nyeri
di area cedera terasa berdenyut atau menusuk tajam dan tidak kunjung membaik,
ada baiknya kamu paham juga soal beda throbbing, stabbing, dan dull ache
biar bisa jelaskan gejalanya lebih akurat ke dokter.
Setelah
fase akut lewat dan dokter menyatakan aman, terapi kombinasi masase dan latihan
rehabilitasi terukur, seperti yang diteliti Dr. Ali Satia Graha dari UNY,
terbukti bisa menurunkan skala nyeri dan memperluas kembali ruang gerak sendi
pasca cedera.
Selain
paham kosakata cedera fisik ini, biar makin siap komunikasi medis lengkap dalam
bahasa Inggris, saya juga sudah tulis panduan mendeskripsikan rasa sakit
dalam bahasa Inggris secara menyeluruh di artikel terpisah.
Kalau kamu
ingin memperdalam kosakata seperti ini secara terstruktur, ada berbagai program
belajar di Kampung Inggris Pare dengan pilihan paket yang bisa
disesuaikan sama jadwal dan levelmu.
Sprain,
strain, dan fracture merujuk pada jaringan tubuh yang berbeda, jadi tidak bisa
dipakai bergantian sembarangan. Paham gejala, cara pertolongan pertama RICE,
dan kenapa tidak boleh dipijat sembarangan bikin kamu lebih siap menangani
cedera fisik dengan tepat.
DAFTAR
SUMBER
- OSF HealthCare. How to Tell
the Difference: Sprain vs. Break.
- Montefiore Einstein Orthopedic
Surgery. What's the Difference Between a Sprain, Strain, and Fracture?
- Bachmann, L. M., & ter
Riet, G. The Ottawa rules for ankle sprains. Journal of Hospital
Medicine.
Penulis: Rachel Wijayani (cel)

