Cara Pakai "What Do You Mean?" dengan Natural dan Sopan

Cara Pakai What Do You Mean? dengan Natural dan Sopan

Global English - "What do you mean?" adalah cara paling umum untuk menanyakan maksud seseorang secara langsung dalam percakapan bahasa Inggris sehari-hari, dan biasanya bernada ingin tahu, bukan menuduh.

  • Dipakai saat lawan bicara sudah mengucapkan sesuatu yang terasa kurang jelas.
  • Nada suara yang naik di akhir kalimat membuatnya terdengar sopan dan ingin tahu.
  • Bisa diperhalus dengan tambahan kata seperti "sorry" atau "could you explain".
  • Sering diikuti dengan frasa tambahan seperti "by that" untuk memperjelas konteks.
  • Terlalu sering dipakai berulang dalam satu percakapan bisa terdengar monoton.

Frasa ini menjadi salah satu ungkapan klarifikasi paling sering dipakai penutur asli bahasa Inggris.

Karena strukturnya sederhana, banyak pembelajar bahasa Inggris memakainya tanpa memperhatikan nada bicara, padahal cara mengucapkannya sama pentingnya dengan kalimatnya sendiri.

 

Kapan Sebaiknya Memakai "What Do You Mean?"

Frasa ini paling tepat dipakai ketika Anda ingin memahami maksud seseorang yang baru saja berbicara langsung dengan Anda.

Beberapa situasi umum penggunaannya:

  1. Saat instruksi kurang jelas. Misalnya atasan berkata, "Let's finish this by tomorrow, but don't rush it," Anda bisa bertanya, "What do you mean? Should I take my time or prioritize speed?"
  2. Saat teman menyampaikan sesuatu secara implisit. Misalnya teman berkata, "I don't think this plan will work," Anda bertanya, "What do you mean? What part worries you?"
  3. Saat kalimat terasa ambigu secara emosional. Misalnya pasangan berkata, "We need to talk," Anda bisa bertanya dengan nada tenang, "What do you mean? Is everything okay?"
  4. Saat presentasi atau rapat kerja. Ketika rekan kerja menyampaikan istilah bisnis secara singkat, Anda bisa bertanya, "What do you mean by 'scaling too fast'?"

Dalam semua contoh di atas, frasa ini berfungsi sebagai jembatan untuk menggali informasi lebih lanjut tanpa harus menyela secara kasar.

 

Baca Juga: Apa Bedanya "What Do You Mean?", "What Does That Mean?", dan "What Are You Saying?"

 

Cara Mengucapkan Agar Terdengar Sopan

Intonasi memegang peranan besar dalam menentukan apakah frasa ini terdengar sopan atau justru terkesan menantang.

  • Naikkan sedikit nada suara di akhir kalimat, mirip pola pertanyaan pada umumnya.
  • Hindari mengucapkannya dengan nada datar dan cepat karena bisa terdengar seperti menuduh.
  • Tambahkan senyum atau ekspresi wajah yang rileks saat mengucapkannya secara langsung.
  • Jika situasinya cukup sensitif, tambahkan kalimat pembuka seperti "Sorry, I just want to understand," sebelum bertanya "what do you mean?".

Variasi Kalimat Pengganti "What Do You Mean?"

Berikut beberapa variasi yang bisa dipakai agar percakapan tidak terdengar monoton.

  1. "Could you explain what you mean by that?" — lebih formal dan sopan.
  2. "Sorry, what do you mean exactly?" — menambahkan permintaan maaf sebagai pelunak.
  3. "I'm not sure I follow, what do you mean?" — menunjukkan kejujuran bahwa Anda belum paham.
  4. "Can you clarify that a bit?" — alternatif tanpa mengulang kata "mean".
  5. "What are you trying to say?" — mirip nuansanya, tapi lebih santai dan personal.

Variasi ini berguna terutama dalam percakapan panjang agar Anda tidak terkesan mengulang pertanyaan yang sama berkali-kali.

Cara Pakai What Do You Mean? dengan Natural dan Sopan
Pengemudi menunjuk lampu indikator mobil pada teman

Kesalahan yang Perlu Dihindari

Beberapa kesalahan berikut sering terjadi saat pembelajar bahasa Inggris memakai frasa ini.

  • Memakainya untuk menanyakan arti kata tertulis. Untuk kebutuhan ini, "what does that mean?" jauh lebih tepat karena objek pertanyaannya adalah kata, bukan maksud orang.
  • Mengucapkannya dengan nada tinggi dan cepat saat sedang emosi. Hal ini bisa membuat lawan bicara merasa diserang, bukan diajak berdiskusi.
  • Terlalu sering memotong pembicaraan hanya untuk bertanya "what do you mean?" tanpa memberi kesempatan lawan bicara menyelesaikan kalimatnya terlebih dahulu.

 

Baca Juga: Dampak Terlalu Sering Bilang Sorry di Email Kerja bagi Citra Profesional

 

Kesimpulan

"What do you mean?" adalah alat komunikasi sederhana namun sangat berguna untuk menjaga kejelasan dalam percakapan bahasa Inggris.

Kuncinya terletak pada nada bicara yang tenang dan rasa ingin tahu yang tulus, bukan kesan menginterogasi.

Dengan memahami kapan dan bagaimana cara mengucapkannya, serta mengenal variasi kalimat penggantinya, Anda bisa terdengar lebih natural saat berkomunikasi dengan penutur asli bahasa Inggris maupun rekan kerja internasional.

 

Penulis & Publikasi: Sholikhatun Nikmah (snn)

Postingan Terkait

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *