Makna Asli Caught Red Handed dari Hukum Skotlandia Kuno

Buku hukum kuno menjadi bukti makna asli caught red handed

Makna asli caught red handed adalah istilah hukum resmi Skotlandia abad pertengahan untuk pelaku kejahatan yang tertangkap dengan bukti darah masih menempel di tangannya, jauh sebelum jadi idiom santai kayak sekarang.

Dalam percakapan sehari-hari, kita sering pakai idiom ini buat situasi sepele. Misalnya anak yang ketahuan ambil biskuit dari toples, atau siswa yang ketangkap nyontek.

Padahal makna aslinya sama sekali gak ada hubungannya sama biskuit atau ujian sekolah. Yuk kita telusuri sejarah aslinya yang jauh lebih serius dari itu.

 

Apa Arti Harfiah "Caught Red Handed"?

Artinya tertangkap dengan tangan yang berlumur merah oleh darah, menggambarkan pelaku kriminal yang tertangkap basah di lokasi kejadian dengan bukti fisik yang gak terbantahkan.

Istilah ini setara dengan istilah hukum Latin in flagrante delicto, yang secara harfiah berarti "dalam kejahatan yang membara".

 

Kapan Istilah "Red Hand" Pertama Kali Muncul dalam Hukum?

Istilah ini pertama kali tercatat dalam bahasa hukum tertulis pada Acts of Parliament of James I of Scotland tahun 1432, hampir 600 tahun lalu.

Undang-undang itu menyatakan seorang pelanggar hukum harus diadili secara langsung kalau tertangkap basah, disebut "taken reid hand".

Bahkan sebelum UU 1432 itu, sebuah manuskrip hukum Skotlandia sekitar tahun 1430 sudah menuliskan prosedur hukum untuk kejahatan tertangkap basah dengan istilah Latin "recenti crimine quod dicitur redhand".

 Baca Juga: Bukan dari Perang Dunia, Ternyata Ini Asalnya

Apakah "Red Hand" Cuma Berlaku untuk Kasus Pembunuhan?

Enggak. Meski awalnya identik dengan kasus pembunuhan, hukum Skotlandia abad pertengahan menerapkan konsep ini secara luas, termasuk ke kasus pencurian dan perburuan liar.

Beberapa penerapannya:

  • Pencuri yang tertangkap bersama barang jarahannya, disebut "comprehensus fuerit cum fang" atau membawa barang curian di tangan, diperlakukan sama dengan pembunuh yang tertangkap dengan tangan berdarah
  • Pemburu liar yang tertangkap dengan darah hewan curian masih basah di tangannya di hutan milik bangsawan dinyatakan "tertangkap basah" atau "taken red hand"
  • Pelaku yang tertangkap secara red hand bisa langsung diadili oleh baron atau sheriff setempat tanpa perlu prosedur pembuktian rumit, bahkan hukuman mati harus dilaksanakan sebelum matahari terbenam di hari yang sama

Kalau pelaku gak tertangkap basah, kasusnya baru diserahkan ke hakim agung lewat jalur pengadilan biasa yang lebih panjang prosesnya.

 

Siapa yang Membawa Istilah "Red Hand" ke Bahasa Populer?

Sir Walter Scott, sastrawan sekaligus advokat Skotlandia, yang paling berjasa menghidupkan kembali istilah hukum kuno ini lewat novel sejarahnya, Ivanhoe, pada 1819.

Ia mengubah kata benda "red-hand" menjadi kata sifat "red-handed" dalam tulisannya: "I did but tie one fellow, who was taken redhanded and in the fact...". Lewat kepopuleran novelnya, istilah ini menyebar ke seluruh dunia berbahasa Inggris.

George Alfred Lawrence, novelis Inggris, kemudian jadi orang pertama yang menggabungkan kata "caught" di depan "red-handed" dalam novelnya Guy Livingstone tahun 1857. Sejak saat itu, frasa "caught red-handed" jadi standar yang dipakai luas sampai hari ini.

Sir George Mackenzie, pakar hukum pidana Skotlandia abad ke-17, dalam bukunya The Laws and Customes of Scotland, in Matters Criminal tahun 1678 mencatat kalau istilah ini adalah ambang batas hukum yang memisahkan antara sekadar kecurigaan dan bukti mutlak.

 

Hutan menjadi latar sejarah makna asli caught red handed
Hutan menjadi latar sejarah makna asli caught red handed

Apakah "Caught Red Handed" Berhubungan dengan Simbol Irlandia?

Enggak ada hubungannya sama sekali, meski banyak orang salah kira begitu.

Frasa "caught red-handed" tidak ada hubungannya dengan simbol legendaris "Red Hand of Ulster", lambang tangan merah dari provinsi Ulster di Irlandia Utara yang terkait dinasti O'Neill. Frasa ini juga gak punya hubungan sejarah dengan idiom "paint the town red", meski sama-sama pakai elemen kata warna merah.

Gary Martin, peneliti bahasa dan pendiri The Phrase Finder, menegaskan istilah red-handed sama sekali gak punya asal-usul mistis. Menurutnya, idiom ini murni merujuk pada metafora harfiah soal noda darah segar di tangan seseorang setelah melakukan pembunuhan atau perburuan liar.

Kalau kamu tertarik menelusuri lebih banyak idiom kuno yang sejarahnya sama serunya, ada pembahasan lengkap soal etimologi idiom kuno bahasa Inggris lain yang bisa kamu baca lebih lanjut.

Frasa "caught red-handed" ternyata lahir dari istilah hukum resmi Skotlandia abad pertengahan yang sangat serius, jauh dari kesan santai yang kita pakai sekarang buat urusan sepele. Menelusuri sejarah aslinya bikin kita makin ngerti kenapa satu frasa bisa berubah makna drastis lintas berabad-abad.

 

DAFTAR SUMBER

  1. Quinion, Michael. (2007). Caught red-handed: Origin and History of this Scots Phrase. World Wide Words.
  2. Martin, Gary. (1997-2026). Caught red-handed - Meaning & Origin Of The Phrase. The Phrase Finder.
  3. Mackenzie, George. (1678). The Laws and Customes of Scotland, in Matters Criminal. Edinburgh: James Glen. University of Michigan Library Digital Collections.

Penulis: Rachel Wijayani (cel)

Postingan Terkait

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *