Viral 2026, Bahasa Inggris Gaul yang Sering Salah Kaprah dan Artinya

Gaya bahasa anak Jaksel yang sering mencampur bahasa Indonesia dan Inggris

Penggunaan bahasa Inggris gaul yang sering salah seperti Healing untuk liburan, Which is yang tidak pada tempatnya, hingga Slowly but sure yang salah tata bahasa, makin marak di media sosial. Fenomena ini menunjukkan pentingnya memahami konteks dan makna asli sebuah kata sebelum menggunakannya agar tidak terjebak dalam tren yang justru mempermalukan diri sendiri.

Media sosial di tahun 2026 makin aneh-aneh saja. Buka Instagram, isinya orang pamer liburan ke Labuan Bajo dengan caption "Healing time". Geser ke TikTok, ada video orang makan seblak dibilang "Slay banget".

Fenomena bahasa Inggris campur aduk alias "Bahasa Anak Jaksel" ini memang sudah mendarah daging. Niatnya sih biar terlihat open minded dan globally competitive, tapi realitanya sering kali malah bikin native speaker (penutur asli) garuk-garuk kepala.

Banyak dari kita yang asal comot kata bahasa Inggris karena kedengarannya keren, tanpa peduli arti sebenarnya. Akibatnya, terjadi pergeseran makna yang masif dan terstruktur. Ini bukan lagi soal gaya-gayaan, tapi soal salah kaprah yang dinormalisasi.

Sebelum kamu makin tersesat dan diketawain bule lewat, mari kita luruskan bahasa Inggris gaul yang sering salah kaprah ini. Siapkan mental, karena mungkin selama ini kamu adalah salah satu pelakunya.


1. Tragedi "Healing": Liburan Bukan Obat Trauma

Ini juara umumnya salah kaprah. Kata Healing (penyembuhan) sejatinya adalah proses berat untuk memulihkan diri dari trauma mental atau fisik yang serius. Orang yang sedang healing itu biasanya ke psikolog, minum obat, atau meditasi sambil nangis.

Tapi di +62, healing artinya pergi ke Bali, minum kelapa muda, dan foto-foto. Itu namanya refreshing atau vacation, Bestie! Kalau kamu cuma stres karena tugas kuliah numpuk lalu pergi karaokean, itu bukan healing, itu namanya coping mechanism (mekanisme pertahanan diri) atau sekadar having fun. Jangan mendiskon trauma orang lain dengan story liburanmu.


Baca Juga: Cara Melatih Pronunciation Bahasa Inggris, Trik Ucapkan Kata Sulit


2. "Which Is" yang Kehilangan Arah

"Aku tuh nggak suka sama dia, which is dia tuh nyebelin banget." Pernah dengar kalimat model begini? Kata which is (yang mana/di mana) seharusnya digunakan untuk menghubungkan dua klausa yang saling menjelaskan. Tapi oleh anak gaul, kata ini dipakai sebagai "jeda mikir" pengganti kata "karena" atau "soalnya".

Menurutku pribadi, denger orang ngomong dikit-dikit which is itu rasanya kayak makan nasi goreng tapi kebanyakan kecap. Enek. Maksudnya mau keren, tapi jatuhnya malah kayak orang bingung yang kehabisan kosa kata. Padahal bahasa Indonesia punya banyak kata sambung yang lebih efisien lho.

3. "Slowly but Sure": Pelan tapi Yakin?

Niat hati ingin bijak kayak motivator Mario Teguh, bilangnya "Slowly but sure". Secara tata bahasa, ini salah total.

  • Slowly = Kata keterangan (Adverb)
  • Sure = Kata sifat (Adjective)

Hukum alam bahasa Inggris melarang penggabungan dua jenis kata yang beda kasta begitu. Yang benar adalah:

  • Slow but sure (Adjective + Adjective)
  • Slowly but surely (Adverb + Adverb)

Pilih satu, jangan di-mix kayak es campur.


4. "Confuse" vs "Confused"

"Aduh, I am confuse nih mau pilih yang mana." Salah! Confuse itu kata kerja (membingungkan orang lain). Kalau kamu yang merasa bingung, harusnya pakai bentuk pasif atau kata sifat: "I am confused".

Ingat rumusnya:

  • -ed = Perasaanmu (Bingung)
  • -ing = Sifat bendanya (Membingungkan) Jadi, "I am confused because the lesson is confusing."

5. "Burnout" Bukan Sekadar Capek

Mentang-mentang habis lembur sehari, langsung update status: "Gila, burnout banget aku." Hati-hati, Burnout itu istilah medis untuk stres kronis yang bikin seseorang mati rasa emosional, sinis, dan kehilangan motivasi hidup dalam jangka panjang. Kalau kamu cuma capek fisik habis lari maraton atau begadang nonton bola, itu namanya exhausted atau fatigue. Jangan lebay ah.


6. "Your Own Fold": Salah Sendiri?

Ini kesalahan akibat literal translation alias menerjemahkan kata per kata dari bahasa Indonesia "Salahmu sendiri".

  • Salah = Fault (bukan Fold/Lipatan)
  • Sendiri = Own

Jadi yang benar adalah "Your own fault". Kalau kamu bilang "Your own fold", bule bakal mikir kamu lagi ngomongin lipatan baju atau lipatan perut. Malu kan?


Kenapa Kita Suka Banget Salah?

Fenomena ini terjadi karena kita belajar bahasa Inggris dari "katanya orang", bukan dari sumber aslinya. Kita lebih percaya caption selebgram daripada kamus Oxford.

Selain itu, ada faktor gengsi. Pakai istilah Inggris (meski salah) dianggap menaikkan status sosial. Padahal, menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar itu jauh lebih slay dan elegant daripada sok Inggris tapi grammar-nya berantakan.

Kesalahan penggunaan kata confuse dalam kalimat bahasa Inggris

Belajar Konteks, Jangan Asal Comot

Kesimpulannya, bahasa itu alat komunikasi, bukan cuma aksesoris. Menggunakan bahasa Inggris gaul yang sering salah kaprah tidak akan bikin kamu terlihat pintar, malah sebaliknya.

Mulai sekarang, kalau mau pakai istilah asing, cek dulu artinya. Jangan sampai niat hati mau flexing (pamer), eh malah jadi bahan tertawaan. Stay educated, guys!


FAQ

Apa kata slang untuk kesalahan?

Dalam bahasa gaul (slang), kesalahan sering disebut blunder (kesalahan bodoh/ceroboh), screw up (mengacaukan), atau my bad (salahku/maaf).

Cya itu artinya apa?

Cya adalah singkatan dari See You (sampai jumpa). Biasanya dipakai di chatting atau akhir percakapan santai.

Bahasa gaul Inggris yang sering digunakan?

Banyak banget! Contohnya: Lit (keren/seru), Salty (kesal/dendam), Ghosting (menghilang tiba-tiba), Lowkey (diam-diam/nggak mau heboh), dan Bet (oke/setuju).

Apa singkatan STFU?

STFU adalah singkatan kasar dari Shut The F*ck Up (Diam kau/Tutup mulutmu). Jangan dipakai sembarangan ya, apalagi ke orang tua atau bos!

Apakah penting belajar slang?

Penting untuk memahami konteks percakapan informal, terutama di media sosial atau film, agar tidak salah paham. Namun, gunakanlah sesuai tempat dan situasi.
Ditulis oleh Rachel Wijayani (cel) Editor: Sholikhatun Nikmah (snn)

Postingan Terkait

No comments:

Post a Comment

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *