Asal Usul Idiom Inggris yang Sejarahnya Ternyata Kelam

Topi felt vintage terkait asal usul idiom Inggris mad as a hatter

Asal usul idiom Inggris sering berasal dari kejadian sejarah nyata yang kelam, mulai dari amputasi tanpa bius, keracunan merkuri, sampai mitos urban seram yang ternyata tidak terbukti benar.

Idiom bahasa Inggris kelihatannya cuma ungkapan santai, tapi kalau ditelusuri sejarahnya, sebagian ceritanya jauh lebih berat dari yang kamu bayangkan. Saya kumpulkan yang paling menarik di sini.

 

Kenapa "Bite the Bullet" Berarti Menahan Rasa Sakit?

Karena idiom ini lahir dari praktik medis militer era Perang Revolusi Amerika, jauh sebelum obat bius ditemukan pada tahun 1846. Prajurit yang terluka parah harus menjalani operasi darurat seperti amputasi tanpa penawar rasa sakit memadai.

Fakta pahitnya:

  • Prajurit tamtama diberi peluru timah atau kayu untuk digigit kuat-kuat agar tidak berteriak atau menggigit lidahnya sendiri
  • Perwira kadang mendapat alkohol sebagai anestesi alternatif
  • Tingkat kelangsungan hidup prajurit yang diamputasi di medan perang hanya sekitar 35 persen

 

Apakah "Saved by the Bell" Benar Berasal dari Peti Mati?

Tidak. Asal usul aslinya justru dari olahraga tinju, bukan dari mitos peti mati orang yang dikubur hidup-hidup. Catatan tertulis tertua soal ini muncul di Fitchburg Daily Sentinel tahun 1893.

Idiom ini merujuk pada petinju yang hampir kalah karena dijatuhkan, tapi diselamatkan karena bel akhir ronde berbunyi tepat sebelum hitungan wasit sampai ke-10.

Mitos peti mati sendiri berasal dari ketakutan bernama taphophobia, yaitu ketakutan dikubur hidup-hidup akibat salah diagnosis mati suri pada abad ke-18 dan 19.

Franz Vester bahkan benar-benar mematenkan desain peti mati dengan lonceng darurat pada 25 Agustus 1868, lengkap dengan tabung udara dan tali pengikat tangan, tapi tidak ada catatan sejarah desain ini pernah benar-benar dipakai.

 

Kenapa "Mad as a Hatter" Berarti Bertingkah Aneh?

Karena idiom ini merujuk pada kondisi kesehatan nyata para pembuat topi di abad ke-18 dan 19 akibat keracunan merkuri. Sejak 1730-an, industri topi felt memakai merkuri nitrat untuk memisahkan bulu binatang dari kulitnya.

Data yang cukup mengejutkan:

  • Danbury, Connecticut, yang menjuluki diri Kota Topi Dunia, memproduksi 4,5 juta topi pada tahun 1880
  • Berdasarkan laporan kesehatan publik AS tahun 1940, sekitar 11 persen pekerja topi felt di Connecticut menderita keracunan merkuri
  • Praktik berbahaya ini baru dilarang di Amerika Serikat tahun 1941

Laura Del Villaggio, pembuat topi profesional sekaligus sejarawan mode, mengingatkan bahwa merkuri bisa tetap menempel di serat topi felt vintage, sehingga kolektor topi lama sebaiknya selalu memakai sarung tangan saat menanganinya.

 

Apakah "Rule of Thumb" Berasal dari Hukum Memukul Istri?

Tidak, ini murni mitos urban yang tidak pernah terbukti dalam sejarah hukum Inggris. Sejarawan hukum menegaskan aturan semacam itu tidak pernah benar-benar ada secara resmi.

Asal usul aslinya jauh lebih sederhana, yaitu penggunaan lebar ibu jari orang dewasa sebagai satuan ukur praktis dalam perdagangan kain sejak abad ke-17. Mitos hukum memukul istri baru muncul tahun 1970-an dan sempat dikutip di laporan Komisi Hak Sipil AS 1982, sebelum akhirnya diluruskan akademisi seperti Henry Ansgar Kelly pada tahun 1990-an.

 Baca Juga: Great Vowel Shift Adalah Biang Kerok Ejaan Inggris

Apa Arti Sebenarnya dari "Bury the Hatchet"?

Idiom ini merujuk langsung pada ritual damai nyata dari Konfederasi Haudenosaunee atau Iroquois di Amerika Utara. Para pejuang secara harfiah mengubur kapak perang mereka di bawah tanah sebagai simbol perdamaian resmi.

Ritual ini sudah berlangsung sejak awal 1400-an dan tercatat dalam dokumen Eropa lewat Jesuit Relations tahun 1644. Samuel Sewall bahkan mencatat suku Mohawk mengubur dua kapak saat kesepakatan damai dengan pihak Inggris di Albany tahun 1680.

 

Idiom Apa Lagi yang Punya Sejarah Gelap?

Selain lima idiom di atas, masih ada beberapa idiom lain yang sejarahnya cukup berat. Berikut daftarnya:

  • Basket case: merujuk pada prajurit Perang Dunia I yang kehilangan keempat anggota tubuhnya akibat ledakan
  • Mumbo-jumbo: dari kata Mandinka "maamajomboo", figur ritual masyarakat Afrika Barat yang direndahkan penjajah Inggris
  • Gypped: berasal dari kata pejoratif untuk etnis Romani yang distereotipkan sebagai penipu
  • Cotton-pickin': merujuk pada budak kulit hitam yang dipaksa memetik kapas sebelum Perang Saudara AS
  • Pulling someone's leg: dari modus pencopet jalanan London abad ke-18 yang menjegal kaki korbannya
  • Baker's dozen: dari hukuman cambuk bagi tukang roti yang curang timbangan, sehingga mereka menambah satu roti gratis untuk jaga-jaga

Kalau kamu penasaran dengan sisi lain sejarah bahasa Inggris yang sama serunya, saya juga sudah bahas kenapa sejarah ejaan bahasa Inggris bisa sekacau sekarang di artikel lain yang saya tulis khusus.

 

Sarung tinju sumber asal usul idiom Inggris saved by the bell
Sarung tinju sumber asal usul idiom Inggris saved by the bell

Kenapa Penting Tahu Asal Usul Idiom Sebelum Memakainya?

Karena sebagian idiom di atas, seperti gypped dan cotton-pickin', punya akar rasial yang sensitif dan sebaiknya dihindari dalam percakapan modern. Paham konteks sejarahnya bikin kamu lebih hati-hati memilih kata.

Kalau kamu ingin belajar idiom dan budaya bahasa Inggris secara mendalam bersama pengajar berpengalaman, kami menyediakan berbagai program di Kampung Inggris Pare yang membahas konteks budaya seperti ini. Cek juga pilihan paket yang tersedia sesuai kebutuhanmu.

Idiom bahasa Inggris yang terdengar biasa saja ternyata menyimpan sejarah yang jauh lebih kelam dari dugaan kita, mulai dari praktik medis perang sampai keracunan industri. Sebagian idiom lain justru berakar dari mitos urban yang tidak pernah terbukti benar secara historis.

 

DAFTAR SUMBER

  1. MilliStarr Millinery Journal. "Mad as a Hatter: Mercury Poisoning in History and Vintage Hat Safety." Oleh Laura Del Villaggio.
  2. Door County Pulse. "True and Untrue Origins of 'Saved by the Bell'." Oleh Steve Grutzmacher.
  3. Wikipedia. "Rule of Thumb - Folk Etymology and Legal History."

 Penulis: Rachel Wijayani (cel)

Postingan Terkait

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *